THR Terancam Jelang Lebaran Akibat Virus Corona

115
THR Terancam Jelang Lebaran Akibat Virus Corona
THR Terancam Jelang Lebaran Akibat Virus Corona

THR Terancam Jelang Lebaran Akibat Virus Corona, ZonaNKRI –bulan puasa telah tiba, namun banyak pekerja yang terancam tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) Lebaran nanti. Pasalnya, pengusaha mengaku sudah tidak kuat lagi membayar THR karena lesunya perekonomian imbas virus Corona.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang mengatakan meskipun pengusaha tak mampu membayar THR untuk Lebaran, pihaknya mengatakan tidak akan melepas tanggung jawab.

Sarman mengatakan THR ini adalah tanggung jawab para pengusaha yang harus dilaksanakan. Namun, dengan adanya dampak virus Corona, dia meminta pekerja mau diajak bicara untuk mencari solusi bersama.

“THR ini tetap tanggung jawab kami para pengusaha dan ini diatur di undang-undang. Kami nggak akan lari dari itu. Tapi ingat kan ini ada kejadian luar biasa membuat pengusaha terpuruk, jadi kita mesti cari solusi bersama,” ungkap Sarman, Selasa (28/4/2020).

“Komitmen kami membayar tetap jalan,” tegasnya.

Sarman menegaskan THR akan dibayarkan, namun mungkin tidak pada saat Lebaran. Dia mengatakan para pengusaha berkomitmen membayar THR apabila kondisi sudah membaik.

“Tanggung jawab kita masih akan kami jalankan tapi mungkin belum saat ini, hanya timing waktu saja. Mungkin setelah keuangan perusahaan memungkinkan baru kami bisa,” jelas Sarman.

“Toh situasi begini kan baru tahun ini kami lakukan kok THR tiap tahun,” lanjutnya.

Sarman mengatakan selama virus Corona masih mewabah, dunia usaha akan kesulitan. Dia bercerita banyak perusahaan yang keuangannya kacau karena omzet yang makin tipis. Maka itu kebanyakan perusahaan tidak mampu membayar THR.

“Selama COVID masih ada kami jelas kesulitan. Kan memang banyak yang sama sekali berhenti omzet turun lebih 80% cashflow jadi kacau, sejauh ini kebanyakan kami nggak bisa bayar THR Lebaran ini, sedikit yang bisa bayarkan itu juga 50% saja,” kata Sarman.

Sementara itu para buruh menolak apabila THR dibayarkan secara dicicil apalagi ditunda. Apa alasannya?

Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar S. Cahyono menyatakan bahwa buruh tetap ingin THR dibayarkan penuh paling lambat H-7 Lebaran.

Kahar mengatakan THR tidak bisa dicicil apalagi ditunda, pasalnya tunjangan yang diberikan akan digunakan untuk merayakan Lebaran.

“Bagi KSPI, THR ini harus dibayar penuh dan paling lambat H-7 Lebaran, hari raya. Aturannya seperti itu. Prinsipnya tak bisa dicicil atau ditunda, karena THR beda dengan upah. Ini kan sudah ditentukan waktunya diperuntukkan untuk merayakan hari raya,” kata Kahar.

“Kita butuh ini untuk merayakan Lebaran, apalagi juga di situasi serba sulit seperti ini,” lanjutnya.

Kahar juga mengatakan THR adalah kewajiban rutin tahunan tiap perusahaan. Oleh karena itu harusnya dana THR sudah disiapkan jauh-jauh hari, tanpa harus mempertimbangkan ada virus Corona atau tidak.

“THR ini kan salah satu hak pekerja dan ini rutin tahunan, seyogyanya ini juga sudah dianggarkan oleh perusahaan dari jauh-jauh hari. THR-nya kan bukan suatu hal yang dadakan, karena ini rutinitas,” papar Kahar.

Kahar mengatakan bagi perusahaan yang tidak mau membayar THR dengan alasan tidak mampu harusnya bisa membuktikan dahulu ketidakmampuan keuangannya. Dia meminta agar perusahaan yang mengaku tidak mampu melakukan audit keuangan publik kemudian dilaporkan.

Pasalnya, Kahar menilai banyak perusahaan yang memanfaatkan geger Corona sebagai alasan untuk tidak membayar THR. Padahal secara keuangan mampu membayarnya.

“Nah menurut kami perusahaan yang mengaku nggak mampu harusnya dia memberikan laporan keuangan untuk diaudit, ini penting untuk buktikan kalau perusahaan beralasan tidak mampu atau beneran tidak mampu. Karena saat ini banyak perusahaan yg mengaku tidak mampu cuma karena ada geger Corona,” tegas Kahar.

“Jangan-jangan kan masih ada cadangan, dia bisa survive 6-12 bulan kalau usahanya mati, bisa buat bayar THR kan,” lanjutnya.

Sumber : Detik Finance

Baca Juga : Kepedulian Tessy dan Polo Bagikan 1000 Masker dan Sembako Ke Masyarakat Gegara Corona

SITUS JUDI ONLINEJUDI ONLINE TERBAIK | JUDI ONLINE INDONESIA

MUTIARAPOKER | POKERMAWAR | POKERINTAN